Membangun Kreativitas Digital Santri melalui Pelatihan Dasar Pemrograman Web dan Desain Grafis di Pondok Pesantren Idris
Keywords:
desain grafis, pemrograman web, pondok pesantren, pelatihan, pengabdian masyarakatAbstract
Pondok Pesantren Idris di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, memiliki potensi besar dalam mencetak santri yang tidak hanya unggul dalam aspek keagamaan, tetapi juga berdaya saing dalam keterampilan praktis. Namun, literasi digital seperti pemrograman web dan desain grafis belum menjadi bagian dari kurikulum, padahal kemampuan tersebut sangat dibutuhkan di era digital saat ini. Hasil observasi menunjukkan bahwa santri memiliki ketertarikan tinggi terhadap bidang teknologi, namun keterbatasan fasilitas dan minimnya pelatihan menjadi kendala utama dalam pengembangan potensi mereka. Di sisi lain, Kota Tanjungpinang sedang mengembangkan konsep Smart City yang membutuhkan sumber daya manusia dengan kompetensi teknologi informasi. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai-nilai Islam, memiliki peluang untuk berkontribusi dalam ekosistem ini melalui penguatan kapasitas digital para santri. Menjawab kebutuhan tersebut, dirancang sebuah program pelatihan dasar pemrograman web dan desain grafis untuk membekali santri dengan keterampilan digital yang aplikatif. Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong santri menciptakan karya digital bernilai ekonomi, seperti pengembangan situs dakwah atau layanan desain konten Islami. Pelaksanaan program melibatkan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dari STT Indonesia Tanjungpinang melalui skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan ini sekaligus mendukung rencana strategis perguruan tinggi dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia berbasis teknologi informasi. Dengan pendekatan partisipatif dan berbasis proyek, santri tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dilatih menjadi individu yang kreatif, inovatif, dan mandiri. Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir generasi santri yang mampu bersaing di dunia kerja serta berkontribusi dalam pembangunan daerah berbasis digital, tanpa meninggalkan identitas keislaman yang kuat. Program ini menjadi langkah awal integrasi pesantren dalam arus transformasi digital menuju masyarakat yang cerdas dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Wanhendra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




